Home > Linux > Goodbye Open Source!

Goodbye Open Source!

Dunia open source memang uasik betul. Source code terbuka, software gratis, komunitas, dll.

Sudah satu tahun lebih saya uplek-uplek di dunia open source, terutama JAVA dan Linux.

Tapi sekarang…

Saya sudah jadi ABAP Programmer. ABAP adalah bagian dari SAP Netweaver Technology, yang mana nggak open source.

Sekarang juga harus pake Windows®. Karena GUI untuk SAP GUI JAVA nggak bisa dipake untuk login ke server.

Hiks…

Bubye open source… bubye Linux, dkk.

Note:
Masih pake Linux, masih mrogram JAVA. Tapi kayaknya ilmunya nggak akan begiti berkembang karena bukan project utama.
Categories: Linux
  1. April 11, 2008 at 7:46 am

    selamat yah udah jadi programmer ABAP.
    katanya ABAP suatu bahasa program yang akan diminati karena terkait dengan ERP Application.
    kalo bisa share yah hehehe.

    salam,
    Robby

  2. sahabat88
    April 11, 2008 at 2:10 pm

    hwaaa…. selamat tinggal:((

  3. April 11, 2008 at 4:09 pm

    Selamat ya…
    tapi Opensourchnya jangan duilupain donk bang..

  4. April 11, 2008 at 4:11 pm

    Selamat ya…
    tapi Opensourchnya jangan duilupain donk bang……

  5. April 11, 2008 at 6:09 pm

    @Robby:
    Bukan hanya terkait, tapi jantungnya SAP.
    Share? nanti gaji ABAPer jadi kecil…. ;P

    @sahabat88:
    selamat jalan…. lho?
    eh… avatar mu kok lucu? dari mana itu?

    @myviolet:
    terima kasih….

  6. April 15, 2008 at 2:03 pm

    Si bos nich, bentar2 jadi open source, bentar2 jadi ABAPer sukses, bentar jadi hunter cewe jepang yg 16 thn-an… Gmn sich si bos kita ini hehehe J

  7. April 15, 2008 at 2:04 pm

    Si bos nich, bentar2 jadi open source, bentar2 jadi ABAPer sukses, bentar jadi tukang hunting cewe jepang yg 16 thn-an… Gmn sich si bos kita ini hehehe J

  8. April 17, 2008 at 1:20 pm

    Mas, jangan salah.
    SAP netweaver itu diarahkan untuk support Java, khususnya J2EE.
    ABAP sendiri akan jadi legacy-nya SAP.
    So, sambil ng-ABAP, sebaiknya JAVA-nya jangan dilupain. Suatu saat itu akan jadi value added bagi Anda. Karena setahu saya masih sedikit ABAPer di Indonesia yg ngerti java. Padahal di dunia, sudah banyak konsultan SAP yg mencari jago2 Java.

    Good Luck!

  9. April 17, 2008 at 1:45 pm

    @Syarif:
    JAVA jalan terus dong…
    Saya malah bikin program JAVA untuk interfacing XI.

    Betul memang, Netweaver diarahkan untuk support J2EE. Tapi, pada kenyataannya sekarang ini ya masalah yang dihadapi masih klasik.
    SAP kasih gini, user minta gini, kita ubah program asli….

    Tapi memang asik SAP J2EE nih. Komunikasi Netweaver sama Web Service nya kueren bok!

  10. April 17, 2008 at 2:08 pm

    Amaranth A.K.A “si juragan bos” has a proficient skill in those two worlds, Java and ABAP. Syarif, I won’t be surprised if he would be working for our company here in London in the next few months. You can also see his performance graph shown to me by his boss which showed me quite a magnificent improvement over time. Surely “si om bos” will be quite famous in no time.

  11. April 17, 2008 at 4:01 pm

    weh…ini beranda jiwa apa beranda telematika?😆

    Salam kenal, Sob..!

  12. April 18, 2008 at 3:03 pm

    @Brian May:
    What the hell..?

  13. April 20, 2008 at 2:31 pm

    Judulnya kok kontrovesial gitu ya? Wah..sebenernya bukan say goodbye tapi lagi selingkuh dengan ABAP , tetangga sebelah open source itu lho.🙂

  14. April 20, 2008 at 2:38 pm

    @yodi:
    Mana ada tetangga sebelah? Hampir nggak nyambung malah. Judes2 an. Hehehe..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: